MATARAM – Institut Kejuruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram mewisuda sebanyak 318 lulusan sarjana dan magister untuk terakhir kalinya. Wisuda digelar di Hotel Lombok Raya, Mataram, Lombok, Rabu (13/11). Selanjutnya, IKIP Mataram berubah bentuk dan berubah nama menjadi Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) sesuai dengan SK Menristekdikti Nomor 953/KPT/I/2019 tanggal 10 Oktober 2019.

Acara wisuda ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwigno, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Nengah Dasi Astawa, Ketua Yayasan Pembina Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Mataram (YPIM) H. L. Rusmiady, Rektor beserta seluruh anggota senat dan pimpinan IKIP Mataram, pimpinan PTN/PTS se Kota Mataram, dan para orang tua wisudawan.

Ketua YPIM H. L. Rusmiady mengatakan bahwa Undikma lahir dari penyatuan dua perguruan tinggi yang ada di Mataram, yaitu Univesitas Nusa Tenggara Barat (UNTB) dan IKIP Mataram. Jumlah program studi Undikma saat ini menjadi 20, yang berasal 12 program studi dari  IKIP Mataram dan 8 program studi dari UNTB. Pada kesempatan ini, Rusmiady juga menyatakan keinginan Undikma untuk menambah beberapa program studi  baru terkait pendidikan vokasi.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwigno mengingatkan fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode kedua, yaitu pengembangan sumber daya manusia (SDM) terutama melalui pendidikan vokasi.

Menurut Patdono untuk mewujudkan Indonesia Maju, negara memerlukan banyak industri dan entrepreneur yang kuat. Industri di Indonesia memerlukan banyak sekali lulusan-lulusan pendidikan tinggi yang mempunyai keterampilan atau skill, yang antara lain dididik melalui pendidikan vokasi. Sedangkan enterpreneurship menjadi harapan bagi banyak pihak sebagai alternatif solusi bagi penyerapan tenaga keja ditengah persoalan pengangguran dan ketenagakerjaan di Indonesia.

Patdono menyambut baik keinginan Undikma untuk menambah program studi vokasi itu karena hal ini sesuai dengan proram Pemerintah. Menurut Patdono, Undikma dapat membuka sebanyak empat program studi baru terkait pendidikan vokasi, sesuai dengan ketentuan yang dihitung dari 20% dari jumlah program studi yang dimiliki Undikma saat ini.  Patdodo menyarankan program studi yang dibuka oleh Undikma nanti terkait keunggulan ekonomi daerah NTB, yaitu pariwisata dan pertambangan.

Patdono berharap Undikma semakin maju dan berkembang di masa mendatang. Kepada para wisudawan IKIP Mataram, Patdono berpesan meskipun sudah menjadi sarjana namun diharapkan nanti mereka tetap terus mau belajar mengembangkan diri sesuai dengan perkerjaannya masing-masing. Selain itu, Patdono berharap kepada sebagian lulusan IKIP Mataram/Undikma agar mau menjadi entrepreneur karena tidak semua lulusan pendidikan tinggi dapat menjadi pegawai.

Redaksi/foto Sakasuti