CIKARANG – Gedung kedua kampus sekolah tinggi di bawah Yayasan Durano Indonesia (YDI) atau Jakarta International University (JIU) diresmikan di kawasan K-Eduplex (Korea Education Complex), Deltamas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat, pada hari Selasa (12/11).

Saat ini YDI menaungi dua perguruan tinggi berbentuk sekolah tinggi, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA). Lokasi kedua kampus  perguruan tinggi itu berada di gedung K-Eduplex (Korea Education Complex) tersebut.

Yonggyu Lee, founder dari YDI mengatakan bahwa misi perguruan tingginya adalah untuk membangun dan mempersiapkan calon pemimpin Indonesia yang mampu bersaing di nasional maupun internasional, sehingga memperkuat kemampuan leadership dan kemampuan dalam bahasa Inggris.

Perguruan tinggi dibawah YDI ini juga akan mengundang mahasiswa asing untuk belajar di Indonesia sehingga mereka memiliki kesempatan untuk belajar budaya dan bahasa Indonesia. “Nanti mahasiswa Indonesia mempunyai kesempatan untuk berinteraksi secara profesional dengan mahasiswa asing tersebut,” jelasnya.

Lee juga mengatakan akan memberi kesempatan para mahasiswa untuk terbiasa bergaul dengan para pemimpin dan perusahaan dengan mengunjungi perusahaan. “Itu yang menjadi misi kuat kami,” katanya.

Direktur Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi Ridwan yang datang mewakili Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti memuji fasilitas dan kelengkapan gedung kampus baru tersebut. “Fasilitas yang tersedia luar biasa untuk sebuah sekolah tinggi, dan bahkan sebuah universitas besar belum tentu punya fasilitas ini,” kagumnya.

Pada kesempatan tersebut, Ridwan mengusulkan agar kedua perguruan tinggi digabung menjadi universitas, supaya manajemen dan pengelolaannya lebih efisien. “Kalau sudah menjadi universitas, kesempatannya banyak sekali. Universitas bisa membuka program studi apa saja, kalau sekarang terbatas,” katanya.

Ridwan berharap, perguruan tinggi di bawah naungan YDI dapat banyak menyerap mahasiswa dari daerah-daerah, terutama  daerah di luar pulau Jawa, dengan memberikan beasiswa.

Sementara itu Ketua STBA JIU Agus Hartadi menyambut baik usulan Ridwan itu. “Untuk membentuk atau membangun universitas ini kami telah siap mengusulkan untuk membuka tiga program studi STEM, yaitu untuk computer science, informatics dan DKV.”

Agus juga menyampaikan bahwa saat ini perusahaan Hyundai tengah bersiap untuk mengembangkan industrinya di Indonesia. “Alumni-alumni kami nantinya juga akan bisa mengisi kesempatan kerja di perusahaan tersebut atau di perusahaan lain.”

Liputan/foto Bagus Editor Kahfi/Sakasuti