DENPASAR- Hasil-hasil inovasi KST, PUI dan vokasi di Ritech Expo dipamerkan sejak Minggu pagi (25/8) di lapangan monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar- Bali.

Berbagai macam hasil inovasi di pamerkan di booth Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti mulai dari bunga lipstik yang bisa menyerap polusi dan obat, makanan dan minuman sehat, produk kecantikan, robot, hingga alat-alat manufaktur.

Produk PUI terbaru seperti dari Balai Teknologi Hidrodinamika BPPT  memamerkan hasil inovasi mereka yakni subsea swimmer thruster yang merupakan suatu terobosan teknologi di bidang kemaritiman, yang sangat bermanfaat untuk menambah mobilitas penyelaman di bawah air. Alat ini bahkan sudah diujicoba dan digunakan oleh Kopaska.

Selain itu juga ada produk Abalon kaleng dari Kementerian Kelautan dan Perikanan – Gondol Singaraja bekerja sama dengan LIPI Gading Jogjakarta. Saat ini produk tersebut tinggal menunggu izin BPOM keluar untuk segera diluncurkan ke pasaran. Sementara produk dari STP berupa produk helm, drone, energy converter, obat-obatan dan sebagainya

Selain itu, ada tiga Politeknik yang turut memamerkan hasil inovasi mereka, diantaranya dari Politeknik Manufaktur Bandung, Politeknik Batam dan Politeknik Jember.

Politeknik Manufaktur Bandung misalnya, membawa Catok (Bench Vise) untuk membantu pekerjaan mencekam benda di bengkel mekanik. Alat ini bahkan sudah disupply ke Malaysia dan Timor Leste dan beberapa perusahaan manufaktur dalam negeri.

Politeknik Batam membawa robot yang mereka namakan G-Robo (General Robotic Platform for Beginner). Sedangkan Politeknik Jember membawa panganan cokelat kakao produksinya.

Ritech Expo tahun 2019 merupakan rangkaian dari Hakteknas ke 24 yang digelar selama empat hari yakni mulai dari 25 – 28 Agustus 2019.

Penulis/Foto: Kahfi