TANGERANG – Sebanyak 131 mahasiswa penerima beasiswa program kemitraan negara berkembang (KNB) tahun 2019 menghadiri kegiatan orientasi mahasiswa baru di Hotel Ibis Styles, Tangerang, Banten (06/08).

Mahasiswa penerima beasiswa KNB yang berasal dari 37 negara berkembang ini menerima pembekalan dari pejabat terkait sebelum menjalani perkuliahan di 18 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Sampai saat ini program KNB Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti sudah memberikan beasiswa sebanyak 1.372 mahasiswa asing dari 90 negara berkembang untuk pendidikan program sarjana dan magister.

Dalam sambutannya, Kasubdit Kerja Sama Perguruan Tinggi Dijen Kelembagaan Iptek dan Dikti Purwanto Subroto berharap persera KNB selama berada di Indonesia tidak hanya mengejar gelar tetapi mau belajar juga mengenai keanekaragaman budaya dan bahasa Indonesia.

Untuk itu dia mengajak para mahasiswa mancanegara tersebut dapat mengunjungi kota-kota yang ada di indonesia sehingga apabila nanti kembali ke negaranya dapat mempromosikan tentang keanekaragaman bahasa dan budaya di Indonesia.

Director of public diplomacy pada Kementerian Luar Negeri Azis Nur Wahyudi, yang turut meyampaikan pembelakan mengatakan bahwa program KNB ini dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi Indonesia dalam pendidikan dan pergaulan internasional.

Azis menghimbau peserta yang sudah berhasil mendapatkan program beasiswa KNB di tahun 2019 ini dapat berpartisipasi ke dalam forum-forum yang membahas isu terkini seperti tentang pertanian, keuangan, maupun edukasi.

Pada sesi berikutnya perwakilan dari Direktorat Jendral Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Susetyo Mardhy menjelaskan mengenai regulasi keimigrasian, seperti kewajiban untuk mendaftarkan visa limited stay permit secara online ataupun datang langsung ke kantor imigrasi.

Reportase/foto: Adit