Sebanyak 88 mahasiswa politeknik dari seluruh pelosok Indonesia  mendapatkan beasiswa dari Kemenristekdikti untuk mengikuti program Taiwan 2+I Industry-Academia Collaboration tahun 2019. Mereka akan kuliah di beberapa perguruan tinggi di Taiwan selama tiga tahun dengan komposisi dua tahun di kampus dan setahun di industri.

Para mahasiswa vokasi ini diberangkatkan Selasa, 26 Maret 2019 di The Sultan Hotel & Residence Jakarta. Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Patdono Suwignjo melepas mereka dengan didampingi Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Paristiyanti Nurwardani, dan Grace Ou selaku Perwakilan Pemerintahan Republic Of China Taiwan di Indonesia.

Beberapa perguruan tinggi tujuan mahasiswa peraih beasiswa ini adalah Cheng shiu university, Chien Shien University of Science and technologi, Hsing Wu, dan Mingshin university.

Patdono menjelaskan program ini adalah pertama kalinya diselenggarakan Kemenristekdikti dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Taiwan dikenal memiliki sistem pendidikan vokasi yang bagus karena bersinergi dengan industri. Dampaknya industrinya maju dan lulusan pendidikan vokasi  menjadi berkualitas dan langsung diserap indutri. Pemerintah sekarang memutuskan fokus pada pendidikan vokasi diantaranya politeknik dengan tujuan menyediakan tenaga kerja yang terampil yang dibutuhkan dunia kerja dan industri.

“Kita sampaikan terimakasih kepada Pemerintah Taiwan yang telah memberika kesempatan kerjasama pendidikan ini. Kita harapkan ini akan mampu meningkatkan kerjasama antar negara dan bisa saling memajukan ekonomi bangsa,’’ jelasnya.

Berita terkait: Pembekalan Terhadap Penerima Beasiswa Taiwan 2+1 Industry-Academia Collaboration

Pelepasan mahasiswa ini juga dihadiri 19 Direktur Politeknik terkait yang mahasiswanya turut serta ke Taiwan. Bahkan beberapa direktur politeknik turut mengantarkan para mahasiswa sampai ke Taiwan dengan harapan bisa melihat langsung kolaborasi pendidikan vokasi dan industri dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan dibutuhkan industri.

Sementara Itu, Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Politeknik Negeri Jakarta Leni Brida yang akan turut mendampingi mahasiswa ke Taiwan menyampaikan, progam ini baik untuk menambah pengalaman mahasiswa terutama untuk belajar di Taiwan. Mahasiswa bisa belajar tentang banyak aspek di industri dan tentunya akan memberikan pengalaman tersendiri dalam pendidikan dan pengalaman kerja di industri.

“Kami berharap setelah mereka kembali,  mereka bisa berbagi pengalaman dan ilmunya di politeknik tanah air,’’ harapnya.

Sebelum mahasiswa ke Taiwan, mereka juga mendapatkan materi Wawasan Kebangsaan dan Nilai-nilai Bela Negara yang disampaikan Siti Aminah dan Agus Sediadi  dari Tim Bela Negara Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti.

Pemberian pemahaman ini ditujukan agar para mahasiswa selalu mengingat dan mengenal bangsa sendiri,  mulai dari budaya, perilaku sopan santun, beragama,  dan peduli dengan sesama. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga nama baik Indonesia di dunia internasional/ serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

#ProgramKerja #PemerintahBekerja #CerdaskaAnakBangsa #KerjaBerdampak #KebijakanBerdampak

Reportase: Yanti, Rio, Cahyo;
Foto: Bagus;
Redaksi: Sakasuti