SURABAYA – Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti kembali mengadakan seleksi dan presentasi proposal Program Pembinaan Peguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) untuk Skema A Regional Surabaya, di Surabaya, Sabtu-Minggu (2-3 Maret). Pada Minggu lalu hal yang serupa dilakukan untuk Skema A Regional Jakarta,  di Hotel Ciputra, Jakarta.

Acara seleksi dan presentasi PP-PTS Skema A Regional Surabaya ini dikuti oleh 50 PTS yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Kemenristekdikti membuka PP-PTS pada tahun 2019 dengan menggunakan 3 skema. Tjitjik Srie Tjahjandarie, salah satu reviewer PP-PTS dari Universitas Airlangga menerangkan ketiga skema itu meliputi skema A, skema B dan skema C.

Skema A dikhususkan untuk PTS yang berada di klaster 4 dan klaster 5 ataupun PTS yang belum masuk dalam klaster namun telah terdaftar di pangkalan data pendidikan tinggi (PD DIKTI).

Kemudian untuk skema B diperuntukan untuk PTS yang berada di klaster 3. Adapun skema C untuk program persiapan menuju world class university (WCU) bagi PTS, maka perguruan tinggi harus berada di klaster 2 dan pernah tercatat dalam di sistem perangkingan dunia.

Skema B dan C akan di-launching dalam waktu dekat ini.  “Harapan kita, dengan adanya skema A, B, dan C , artinya PTS tidak berkeinginan tetap hanya berada di klaster 4 dan 5 saja,” harap Tjitjik.

Perlunya pembagian skema, menurut Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Totok Prasetyo adalah untuk menghindari agar program ini tidak hanya dimenangkan oleh PTS-PTS yang besar saja.

“Tahun 2015 kita membuka PP-PTS tadi untuk semuanya, maka pasti yang menang perguruan tinggi besar yang sudah biasa membuat proposal. Kalau itu diadu dengan PTS Bapak Ibu sekalian, kapan dapatnya? Oleh karena itu kita buat klastering tadi,” ujarnya ke para peserta seleksi skema A regional Surabaya.

Salah satu peserta skema A regional di Surabaya memiliki harapan besar terhadap program ini. “PP-PTS  akan sangat membantu  kampus kami yang sedang berkembang meningkatkan kualitas pembelajaran baik di kelas maupun peningkatan kualitas pembelajaran di laboratorium milik kami,” harap Ismoyo Herdono selaku Ketua STIKOSA – AWS Surabaya.

#ProgramKerja #PemerintahBekerja #PendidikanBermutu #PendidikanTinggiUntukSemua

Reportasi dan foto: Yanti

Redaksi: rudsnow