JAKARTA – 50 dari 670 perguruan tinggi swasta (PTS) pelamar program pembinaan perguruan tinggi swasta (PP-PTS) skema A regional Jakarta hadir mengikuti seleksi di hotel Ciputra Jakarta (23/02/2019) untuk mempresentasikan proposalnya.

50 PTS yang diundang ini merupakan PTS yang telah lolos seleksi administrasi. Dari PP-PTS diharapkan dapat membantu PTS-PTS meningkatkan klasternya. Hingga saat ini sudah hampir 60% klaster 4 dan 5 bisa meningkatkan klasternya.

PP-PTS yang digulirkan sejak tahun 2015 merupakan program bantuan pengembangan institusi yang ditujukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui perbaikan proses pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan kinerja PTS bersangkutan.

PTS yang dapat menerima bantuan ini adalah PTS yang berada pada klaster 4 dan 5 sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 2189/C/KEP/VIII/2017.

Anggaran PP-PTS tahun 2019 sebanyak Rp.150 Milyar. Dari situ diharapkan bisa membantu 175 PTS. Tahun 2018 dengan anggaran Rp. 100 Milyar bisa membantu 140 Perguruan Tinggi. Adapun besaran yang akan diterima PTS berbeda-beda, universitas menerima maksimum 1 Milyar, institut maksimum 1 Milyar, sekolah tinggi maksimum 750 Juta, dan Politeknik sekitar 900 Juta.

Anggaran PP-PTS ini dapat digunakan untuk membeli peralatan laboratorium dasar bersama seperti laboratorium fisika, laboratorium biologikimia, laboratorium kesehatan dasar, laboratorium teknik, laboratorium microteaching dan laboratorium bahasa serta  peralatan pendidikan dan TIK  yang relevan dengan peningkatan kapasitas pelaksanaan proses belajar mengajar.

Tjitjik S. Tjahjandarie dari salah satu anggota Tim Komisi PP-PTS menjelaskan persyaratan penerima PP-PTS harus mencantumkan profil yang didalamnya mencakup jumlah program studi, jumlah ruang kelas, jumlah laboratorium, jumlah mahasiswa aktif per angkatan, jumlah dan kualifikasi dosen tetap atau prodi, usulan belanja.

Tjitjik menekankan bahwa para peserta tidak dapat diwakilkan karena wajib untuk menandatangani berita acara hasil presentasi dan apa bila tidak hadir akan dinyatakan gugur.

Untuk bahan presentasi diharuskan membawa data dukung yang harus dibawa saat presentasi seperti dari sisi peralatan untuk membawa brosur, bukti pembayaran listrik bulan terakhir, sertifikat tanah, dokumen perencanaan dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Reportase: Yanti

Foto: Bagus

Redaksi: Sakasuti