TANGERANG – “Suatu inovasi yang dihasilkan oleh lembaga Litbang harus dirasakan manfaatnya oleh semua pihak, terutama masyarakat, serta berujung pada peningkatan daya saing bangsa.” Demikian diingatkan oleh Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kemenristekdikti Kemal Prihatman ketika memberi sambutan pada Rapat Kerja Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Tahun 2019, yang berlansung tanggal 30-31 Januari di Gedung Graha Widya Bakti, PUSPITEK Serpong, Tangerang Selatan.

Rapat kerja yang mengusung tema “Innovation For All” ini mengandung makna bahwa suatu inovasi yang dihasilkan oleh lembaga Litbang harus dirasakan manfaatnya oleh semua pihak, terutama masyarakat, serta berujung pada peningkatan daya saing bangsa. Oleh karena itu, lanjut Kemal, “dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa tersebut, maka hilirisasi hasil riset dan inovasi Indonesia itu ke pasar dan industri, tidak hanya dilakukan dalam negeri saja.”

Kemal menambahkan, bahwa “kita memposisikan lembaga Litbang Indonesia saat ini, dan telah dilihat oleh lembaga Litbang dunia dan lembaga industri dunia. Buktinya kita mendapatkan 20 kontrak dengan industri di Kobe Jepang dalam rangka Innovation Day (IID) Tahun 2018. Hasil Litbang kita itu dihormati oleh mereka,” katanya.

Terdorong oleh kesuksesan IID tahun lalu maka PUI tahun 2019 berencana melakukan kegiatan IID serupa di Eropa. “Untuk sementara ini sudah masuk produk-produk yang paling unggul ada sekitar 60 proposal. Kita akan menyeleksi sesuai dengan kemampuan dan kematangan dari produk itu laku atau dijual. Sesuai kebutuhan negara yang kita tuju” ujar Kemal.

Rapat kerja diikuti oleh 109 PUI Litbang dan 28 PUI Perguruan Tinggi. Dengan rincian, 52 PUI di bawah LPK (Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian LHK, Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan), 50 PUI di bawah LPNK (BPPT, BATAN, LIPI, LAPAN, BMKG, BIG, BSN), 7 PUI di bawah Badan Usaha (PT Riset Perkebunan Nusantara, Perum Perhutani), dan 28 PUI di bawah Perguruan Tinggi.

Reportase : Yanti
Editor         : Rudsnow