JAKARTA – Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Arif Satria mengimbau alumni Himpunan Alumni Program Studi Pascasarjana Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL) IPB untuk berperan aktif di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya adalah pengambilan kebijakan pengelolaan potensi lingkungan.

”Alumni PSL IPB berbeda sekali dengan alumni-alumni pascasarjana lainnya. Hal ini dikarenakan mayoritas berasal dari praktisi lapang, kemudian masuk ke kampus untuk belajar teori-teori pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, lalu kembali ke lapang untuk mempraktikkan ilmu yang diperoleh. Inilah kekuatan para alumni PSL SPs IPB yang kini menjadi kepala daerah atau apa pun profesi lainnya untuk mengambil kebijakan pengelolaan potensi lingkungan di daerahnya masing-masing,” tuturnya, dikutip dari laman IPB, Senin (12/11/2018).

IPB juga sudah merencanakan kurikulum terbaik di tahun 2030 di mana akan mengalami bonus demografi yang mana akan menciptakan para technoprenuer dan sociopreneur. “Kita semua kini sudah menyadari bahwa pada tahun 2030 kita akan mengalami bonus demografi. Maka dari itu, kami pun mulai menyusun kurikulum yang terbaik untuk menyiapkan diri menjelang 2030 tersebut. Maka dari itu, kami mulai menggagas pola pendidikan yang akan melahirkan para Technoprenuer dan Sociopreneur yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Maka dari itu kami membuat Dormitory of Leader dan membuka Jalur Ketua OSIS, agar kami mampu menjaring mahasiswa yang memiliki gen kepemimpinan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Prodi PSL SPs IPB, Prof. Dr. Cecep Kusmana mengharapkan bahwa IPB bisa terus mempertahankan titel School of Environment and Sustainable Science dan akreditasi yang sudah dicapai.

”Saya berharap, PSL bisa terus berkembang ke arah yang lebih baik untuk bisa menjadi School of Environment and Sustainable Science serta terus mempertahankan predikat akreditasi A yang sudah kita peroleh dari awal sejak Prodi PSL SPs IPB ini berdiri,” ungkapnya.

(Feb) (rhs) news.okezone.com