Inkubator Bisnis UMI Pertemukan Investor dan Pelaku Usaha Binaan

inkubator

MAKASSAR – Inkubator bisnis Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar business matching di hotel Maxone Jl Taman Makam Pahlawan, Kamis (1/11/2018).

Business matching merupakan wadah bagi pengusaha atau tenan binaan inkubator bisnis UMI dengan para investor atau buyer.

Selain tiga tenan bisnis yang hadir seperti mallsampah.com, Makalate (olahan cokelat) dan Eltisyah spesialis olahan laut, hadir juga para buyer, Ketua Kadin Sulsel Zulkarnaen, Wakil Rektor V UMI Prof Hatta Fattah dan Priyadi Atmajaya bidang Perkuatan Kelembagaan Inkubator Bisnis Kemenristekdikti.

“Terima kasih kepada Kemenristek yang telah memfasilitasi kami. Karena bisnis matching sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha dan investor. Ini merupakan kegiatan perjodohan sehingga dimungkinkan ada kesepakatan-kesepakatan setrlah ini,”kata Direktur Inkubator Bisnis UMI Zainuddin Rahman.

Zainuddin mencontohkan Mallsampah.com yang sangat bisa bermitra dengan hotel dan perusahaan, yang mungkin masih kesulitan mengelolah sampah mereka.

“Semoga ada pilihan dari tiga ini untuk melakukan kemitraan kedepan. Melalui kesempatan ini kami perkenalkan usaha-usaha yang perlu didukung melalui kemitraan,”tambah Zainuddin.

12 Pusat Inkubator

Sementara Priadi mewakili kemenristek mengatakan, saat ini ada 12 pusat inkubator yang dapat perkuatan kelembagaan. Salah satunya Inkubator Bisnis UMI dari perguruan tinggi negeri maupun swasta yang lolos.

“Bisnis matching merupakan rangkaian perkuatan kelembagaan inkubator bisnis Kemenristekdikti,”kata Priyadi.

Priyadi berharap, bisnis matching dapat menjembatani antara tenan dengan calon mitra baik penyediaan modal, pasar maupun teknologi. Termasuk penyediana bahan baku.

“Inkubator Bisnis UMI telah bekerja keras sehingga diharapkan tercapai apa yang direncanakan. Adapun indikator keberhasilannya yaitu ada komitmen pertemuan lanjutan untuk menindaklanjuti ini,”tutup Priyadi.

Usai sambutan, bisnis matching dilanjutkan dengan presentasi produk masing-masing pemilik produk.

TRIBUN-TIMUR.COM

 

 

Share this: