Indonesia Innovation Day 2018 Ajang Memperluas Kerja Sama Internasional

IID 1

KOBE – Dalam rangka hilirisasi produk-produk riset dan inovasi Pusat Unggulan Iptek (PUI) Indonesia di kancah Internasional, Kemenristekdikti meyelenggarakan Indonesia Innovation Day (IID) 2018 pada hari Selasa-Rabu, 16-17 Oktober 2018 bertempat di International Convention Center, Kobe University, Jepang.

Ini pameran dan forum kerja sama kali kedua, dimana IID yang pertama kali diadakan di High Tech Campus Eindhoven, Belanda, September 2017 lalu, yang diikuti 15 PUI dengan memamerkan 27 produk inovatif dan dari ajang itu berhasil ditandatangani 10 MoU kerja sama dengan perguruan tinggi dan industri mitra di Belanda maupun negara Eropa lainnya.

Menurut Direktur Lembaga Litbang Kemenristekdikti Kemal Prihatman, yang juga sebagai pimpinan delegasi ke ajang promosi tersebut, bahwa tujuan IID adalah untuk memperkenalkan produk inovatif unggulan Indonesia ke kalangan institusi riset-inovasi berbagai negara.

Selain itu untuk memperluas jaringan kerjasama internasional baik dalam hal pengembangan teknologi lanjutan, kerjasama sertifikasi produk untuk pangsa pasar internasional, perluasan promosi dan pasar atas suatu produk, meningkatkan sinergi inovasi yang berkelanjutan antara lembaga PUI dengan pusat riset inovasi dan industri di berbagai negara.

IID 2018 di Kobe ini diikuti oleh berbagai institusi litbang PUI antara lain seperti dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, LIPI, LAPAN, BPPT, IPB, Universitas Hasanuddin, BATAN dan ITS yang membawa sebanyak 41 produk litbang PUI untuk dipamerkan.

41 produk tersebut terdiri dari 19 bidang pangan pertanian (food agriculture), 3 bidang energi (energy), 9 bidang kesehatan obat (healthcare), 3 bidang sosial-budaya (social-culture), 5 bidang telekomunikasi, informasi, dan komunikasi (ICT), dan 5 bidang kemaritiman (maritime).

Selain sebagai ajang pameran, IID 2018 ini juga menghasilkan 20 perjanjian kerja sama internasional bernilai sekitar 1 juta US Dollar, baik dalam bentuk kerja sama industrialisasi dan pemasaran produk, membangun kapasitas kolaborasi kesiapan suatu produk maupun kerja sama dalam bidang riset dan pengembangan produk-produk PUI. Kerja sama tersebut terutama dengan mitra Jepang, baik dari kalangan perguruan tinggi maupun industri.

Acara IID 2018 dibuka oleh Ketua Dewan Riset Nasional Bambang Setiadi, Executive Adviser of The President of Kobe University Kiyomitsu Yui dan Konsul Jenderal Indonesia di Osaka Mirza Nurhidayat dengan membunyikan angklung secara bersama-sama.Ketiga tokoh tersebut juga bertindak sebagai saksi penandatanganan kerja sama produk PUI dengan mitra Jepang.

Dalam kata sambutannya, Executive Adviser of The President of Kobe University Kiyomitsu Yui mengatakan hubungan kerja sama antara Indonesia-Jepang sudah terjalin dengan baik selama lebih 30 tahun. Menurutnya, Jepang khususnya universitas Kobe banyak memiliki produk-produk inovasi dan terbuka untuk dikerjasamakan dengan berbagai kalangan di Indonesia.

Sementara Konsul Jenderal Indonesia di Osaka Mirza Nurhidayat menyatakan sangat bangga dengan IID 2018 di Kobe Jepang ini dan mengatakan selalu terbuka dan akan selalu mendukung kegiatan promosi serupa dalam rangka meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Jepang.

 

rs

Share this: