Program Profesi Insinyur UNY Resmi Dibuka

IMG_4897

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Sutrisna Wibawa, meresmikan pembukaan Program Studi Program Profesi Insinyur (Prodi PPI) yang akan menjadi bagian dari Fakultas Teknik. Pada kesempatan tersebut hadir Ketua Tim Ahli Keinsinyuran Kemenristekdikti Djoko Santoso dan Direktur Eksekutif Persatuan Insinyur Indonesia (PII)  Rudianto Handojo.

Lebih lanjut Rektor UNY menuturkan, tujuan penyelenggaraan profesi insinyur  untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional dalam mendukung pembangunan nasional. Kesiapan tenaga kerja profesional tersebut sebagai bagian dari upaya mempersiapkan dan mengantisipasi tantangan globalisasi tenaga kerja di wilayah Asia Tenggara, Asia Pasifik, dan dunia. Idealnya, Prodi PPI  dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja insinyur Indonesia yang mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki etika profesi serta kualifikasi yang sesuai dengan standar sertifikasi.

“Mulai hari ini kami siap menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2017/2018, baik melalui jalur reguler maupun jalur Rekognisi Pembelajaran Lampu (RPL). Harapan kami, Program Profesi Insinyur UNY mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya dalam penyiapan insinyur profesional untuk mendukung pembangunan bangsa ini,” jelas Sutrisna.

Dekan FT UNY, Widarto, dalam laporannya mengemukakan, UNY menjadi salah satu perguruan tinggi yang dipercaya Kemenristekdikti untuk menyelenggarakan program profesi insinyur. Total ada 40 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, terdiri atas 26 perguruan tinggi negeri dan 14 perguruan tinggi swasta. Mandat ini merupakan kelanjutan dari UU Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

“Rasa syukur dan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu sehingga Program Profesi Insiyur ini resmi dibuka hari ini. Tentu seluruh tim PPI UNY telah bekerja keras menyiapkan kurikulum dan segala perangkat pembelajaran lainnya,” ujar Widarto.

Dikemukakan pula, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk mendukung bidang akademik serta Kementerian PUPR dan industri terkait lainnya sebagai tempat praktik keinsinyuran.

“Di Daerah Istimewa Yogyakarta ini, kami merupakan yang pertama kali membuka program profesi insinyur walaupun sebenarnya ada tiga univeristas lain di Yogyakarta yang juga mendapat mandat serupa,” kata Widarto.

Disebutkan juga, meski baru dibuka hari itu, PSPPI FT UNY telah memiliki 22 mahasiswa yang berasal dari internal UNY dan dua orang dari luar UNY. (hryo)

sumber:www.uny.ac.id, disunting redaksi

Share this: