Pengembangan STP Sawit di Sumatera Utara, Fokus Ciptakan Pengusaha Lokal

IMG_1305

Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menargetkan Science and Techno-Park (STP) Kelapa Sawit di Medan yang dikelola Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dapat menghasilkan pengusaha berbasis teknologi kelapa sawit, khususnya pengusaha dari Sumatera Utara.

“Pengusaha pemula kecil dan menengah yang berminat usaha pada kelapa sawit, akan didampingi oleh STP Kelapa Sawit (oil palm science and techno park) ini. STP ini didirikan untuk kembangkan ekonomi daerah, melalui pengusaha pemula berbasis teknologi,” demikian Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Patdono Suwignjo saat meresmikan pengembangan STP Kelapa Sawit pada Senin (4/12).

Patdono mengapresiasi STP Kelapa Sawit, karena mereka yang pertama kali di seluruh Indonesia meningkatkan statusnya, dari sebelumnya sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Kelapa Sawit menjadi STP Kelapa Sawit.

“PUI yang sudah berhasil menghasilkan penelitian yang dihilirkan ini kita bina lagi, secara kelembagaan menjadi STP. STP itu kawasan yg dikelola profesional, dimana ada hasil penelitian, hasil penelitiannya dilakukan inkubasi, hingga akhirnya menghasilkan pengusaha pemula berbasis teknologi,” ungkap Patdono.

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara Muhammad Effendy Pohan menyampaikan langkah ke depan bagi STP ini.

“Hal yang sama yang menjadi pekerjaan rumah kita semua adalah agar hilirisasi kelapa sawit, terkait nilai tambah yang diberikan kepada masyarakat dapat terlaksana dan manfaatnya dapat dilaksanakan,” kata Effendy. Ia menyatakan Pemerintah Sumatera Utara akan mendukung STP Kelapa Sawit dalam bentuk kegiatan atau pendanaan.

“Pembangunan STP akan menjadi indikator keberhasilan pembangunan inovasi di daerah Sumatera Utara. Untuk itu dalam kesempatan ini, kami mengharapkan kolaborasi dari kita semua untuk perkembangan Oil Palm STP di Sumatera Utara,” ujar Effendy.

Tom/rudsnow

Share this: