Penggabungan Akper Pemkab Lumajang dan Universitas Jember Buka Peluang Kemajuan

WhatsApp Image 2017-10-23 at 10.14.38

Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten (Akper Pemkab) Lumajang resmi menyatu dan bergabung dengan Universitas Jember. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima  (BAST) aset berupa tanah, sarana dan prasarana, pendanaan, sumber daya manusia, dan dokumen Akper Pemkab Lumajang dari Pemkab Lumajang kepada  Kemenristekdikti.

Penandatanganan BAST dilakukan oleh Bupati Lumajang As’at dan perwakilan Kemenristekdikti Wiwin Darwina (Kepala Biro Umum), Senin (09/10) di Pendopo Kabupaten Lumajang. Penandatanganan ini disaksikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Agus Wicaksono dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Lumajang Teuku Muzafar. Hadir Rektor Universitas Jember Prof Moh Hasan, para pejabat dari lingkungan Pemkab Lumajang maupun Kemenristekdikti dan ratusan mahasiswa.

BAST didasarkan dengan adanya nota kesepahaman antara Pemkab Lumajang dengan Universitas Jember tentang penyatuan progam studi D3 Keperawatan pada Pemkab Lumajang kepada Universitas Jember.

Dalam sambutannya As’at  mengapresiasi merger antara Akper Pemkab Lumajang dengan Universitas Jember. Dia memastikan, Lumajang akan menjadi kota ramai dengan adanya Universitas Jember kampus Lumajang. Menurutnya, merger menjadi peluang besar untuk kemajuan Lumajang ke depan.

Acara serah terima aset didahului oleh atraksi meriah paduan suara dan tari-tarian dari mahasiswa-mahasiswi eks Akper Pemkab Lumajang maupun Universitas Jember. Kuda lumping dan reog ponorogo khas Lumajang Jawa Timur merupakan tarian yang disuguhkan kepada para tamu undangan.

Adapun aset yang diserahkan ke Kemenristekdikti  adalah aset berupa tanah seluas 2698 m², yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso Lumajang. Aset berupa sarana dan prasarana bangunan gedung seluas 2038,2 m², peralatan dan mesin, aset tetap lainnya berupa buku perpustakaan dan barang bercorak kebudayaan, aset tak berwujud, dan barang ekstrakomptabel.

Pemkab Lumajang juga mengalihkan status kepegawaian Pegawai Negeri Sipil (PNS) eks Akper Pemkab Lumajang kepada Kemenristekdikti. Pembayaran gaji PNS yang dilaihkan  tewrsebut akan diproses setelah Pemkab Lumajang  menerbitkan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran. Pengalihan status kepegawaian PNS ini dilaksanakan paling lamat 6 (enam) bulan setelah ditandatanganinya BAST.

sn/bgs

Share this: