STP: Upaya Pemerintah untuk Penyebaran Pertumbuhan Ekenomi ke Daerah

seminar stp

Direktur Kawasan Sains Teknologi dan Lembaga Penunjang Lainnya Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Lukito Hasta P, membuka seminar internasional bertema Pengembangan Science Techno Park (STP) di Hotel Clarion, Makassar, Rabu (9/8).

Kegiatan seminar yang merupakan rangkaian peringatan Hakteknas ke-22 itu menghadirkan pembicara dari New Zealand dan China. Juga pembicara dari dalam negeri, yaitu dari Pemkot Makassar dan Pemda Bantaeng. Seminar dihadiri sekitar 120 tamu undangan, yang mewakili perguruan tinggi, LIPI dan Kemenristekdikti.

Lukito Hasta menegaskan, program STP sudah dimulai sejak tahun 2015, sehingga sisa waktu tiga tahun dan capaian STP akan terus dioptimalkan. Lukito mengatakan STP dibangun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyebaran pusat-pusat pertumbuhan dalam rangka pemerataan antar wilayah.

”Untuk itu, STP dirancang dalam rangka pengembangan pusat inovasi baru dalam kawasan terpadu dalam meningkatkan keunggulan daerah. Sistem inovasi adalah suatu kesatuan dari aktor, kelembagaan atau proses produktif yang pengaruhi arah perkembangan dan kecepatan inovasi berserta difusinya (termasuk teknologi dan best practice), serta proses pembelajarannya,” tandasnya.

Sistem inovasi dapat dipandang sebagai suatu pendekatan atau proses bisnis dalam pembangunan yang menitikberatkan upaya sistematis dalam penguatan dan percepatan difusi pengetahuan/teknik/temuan baru pada sistem ekonomi/industri sehingga tercapai peningkatan nilai tambah.

“Sistem inovasi yang dilaksanakan setiap bangsa berujung pada suatu wadah yang disebut STP,” ujar Lukito.

Ditambahkannya, pada saat ini masih kurang ada keseragaman pemahaman tentang STP di masyarakat. Pembangunan dan pengembangan STP butuh dukungan lebih besar dari pemerintah guna mempercepat tumbuhkembangnya STP.

upeks.fajar.co.id

Share this: