Esensi dan Berkah Puasa Bulan Ramadan

IMG-20170620-WA0010

JAKARTA – Salah satu keunikan ibadah puasa adalah dimensi unlimited-nya, sementara manusia memiliki banyak keterbatasan (limited). Karena manusia bersifat limited, tentunya kita harus menyertakan campur tangan Allah SWT yang unlimited tersebut, agar semua hal yang kita kerjakan dapat diselesaikan dengan baik.

Demikian butir-butir tausiah Ramadan Dr. Abdul Wahid Maktub, staf khusus Menristekdikti, yang disampaikan pada acara Silaturahim dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek & Dikti Kemenristekdikti, di Auditorium Lantai 2, Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta, Senin, 19 Juni 2017.

Untuk itu menurut Maktub, kita diharuskan untuk selalu ingat kepada Allah SWT. Karena, kalau lupa kepada Allah SWT dapat mengakibatkan manusia bisa lupa diri. Tentunya kita perlu banyak instrospeksi diri atas dosa dan kesalahan. “Pada bulan Ramadan ini, banyak kesempatan yang dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT,” lanjutnya.

Selain keunikan bulan Ramadan,  Abdul Wahid Maktub juga mengemukakan salah satu ciri orang yang berpuasa.  Menurutnya, orang yang berpuasa akan lembut hatinya,  karena munculnya getaran sifat Allah yang Ar Rahman (Maha Pengasih) dan Ar Rahim (Maha Penyayang) dalam dirinya. “Kasih sayang, cinta, ukhuwah islamiyah, yang membawa perdamaian kepada sesama, dan kemampuan untuk bergaul dengan baik,” kata Maktub.

“Dengan berpuasa, adanya saling curiga, saling tidak percaya (distrust) yang muncul pada awalnya, akan berubah menjadi rasa nikmat bersaudara (meskipun tidak sekandung), dan akan menjadikan seseorang memiliki self control yang baik, termasuk dalam menjaga amarah yang mungkin timbul dari dirinya,” tambahnya  dihadapan para pejabat eselon I, II, III, IV dan seluruh staf Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek & Dikti tersebut.

Acara silaturahim dan buka puasa bersama ini dibuka dengan lantunan pembacaan kitab suci Al Qur’an, yang dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo. Dalam sambutannya, Patdono antara lain mengingatkan berkah dan esensi bulan Ramadan. “Insya Allah, pada bulan yang mulia ini kita akan memperoleh pahala berlipat ganda dari Allah SWT,” ujarnya.

Bugs/rudsnow

Share this: