Universitas Harus Miliki Brand, WCU Bukan Hanya Masalah Peringkat

12345

Universitas-universitas di Indonesia harus memiliki brand untuk membedakan universitas di Indonesia dengan universitas lain di dunia.

Demikian yang ditekankan Michael Lubacz perwakilan dari Times Higher Education (THE) Rangking Asia Pasific saat melakukan sosialisasi THE Rangking di Grand Inna Hotel, Bali, Selasa, 23 Mei 2017.

Sosialisasi dihadiri 41 perguruan tinggi yang sudah memiliki akreditasi institusi A akan di dorong oleh pemerintah untuk menuju World Class University (WCU).

“Universitas harus menyadari tentang matrik level universitas, dimana universitas tersebut berada, kenapa masih berada pada level ini dan apa yang harus dilakukan selanjutnya untuk mendorong universitas tersebut menuju WCU, ” kata Michael.

Menurutnya, brand yang kuat adalah kunci dalam pemasaran, maka dari itu setiap fakultas di Indonesia harus kuat dalam melakukan branding untuk universitas baik nasional maupun international.

Indonesia harus menunjukan performa untuk menjadi salah satu yang terbaik, tidak hanya tentang menjadi bagian dari WCU saja namun juga harus memiliki progress yang baik juga.

Partisipasi dari pihak berwenang juga sangat penting dalam mendorong pemeringkatan perguruan tinggi menuju WCU. Akan tetapi masih banyak yang perlu dilakukan oleh perguruan tinggi yang akan menuju WCU, seperti menyelesaikan masalah melalui ilmu pengetahuan.

WCU bukan hanya masalah peringkat perguruan tinggi untuk masuk dalam top dunia saja, tetapi juga bagaimana mendayagunakan ilmu pengetahuan yang berguna dalam masyarakat.

“Untuk itu kami sangat mendukung upaya pemerintah yang bekerjasama dengan dunia industri agar pengetahuan dapat berguna untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur International Universitas Bina Nusantara (Binus) Karen Imam mengemukakan bahwa untuk menuju WCU Universitas Binus telah menyiapkan berbagai strategi.

World Class Institution Universitas Binus ada pada education teaching, innovation, research, and community development. Selain itu Universitas Binus juga telah bekerja sama dengan QS Rangking, memiliki beberapa akreditasi international, dan Universitas Binus terus membangun kapasitas dan kualitas dari riset,” ungkap Karen.

Karen juga berharap pemerintah Indonesia dapat membantu universitas agar memiliki branding untuk membedakan universitas di Indonesia dengan universitas lain di luar negeri, karena branding ini sangat penting.

firly/bagus/ramdan/rudsnow

Share this: