PPG Untuk Menjamin Mutu dan Kompetensi Guru

123

SURABAYA – Program Profesi Guru (PPG) secara resmi di luncurkan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir yang ditandai dengan penekanan layar bersama oleh para Dirjen di Kemenristekdikti, bertepatan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2017, di gedung Pusat Riset ITS Surabaya.

Tantangan bagi Indonesia adalah untuk segera mempersiapkan guru professional merupakan suatu keniscayaan, terutama dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).  Jika guru-guru kita belum guru profesional dan bersertifikat pendidik, maka guru-guru asing lah yang mungkin menjadi guru anak-anak kita.

Hal ini menuntut Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) di tanah air, yang sekarang berjumlah 421, untuk segera dapat melakukan pembaharuan pelaksanaan program pendidikan guru untuk mempersiapkan guru profesional berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

PPG ini diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/D IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional dan kemudian dapat menjadi guru pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah umum maupun kejuruan.

PPG merupakan program studi yang akan diakreditasi oleh BAN-PT, sehingga terjamin mutunya.  Calon guru yang sudah memiliki ijazah Sarjana, silahkan segera mendaftar di LPTK yang diberi ijin untuk menyelenggarakan PPG.

Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo mengatakan, selain untuk menutupi kekurangan jumlah guru, PPG juga untuk meningkatkan kompetensi guru  sesuai dengan Undang-Undang  Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

“Kuota PPG akan disesuaikan dengan kebutuhan guru berdasarkan jenjang dan jenis mata pelajaran di setiap sekolah. PPG akan dibuka dengan program pembelajaran selama satu tahun disejumlah perguruan tinggi yang ditunjuk pemerintah,” ujarnya.

Selain PPG, produk unggulan kementerian yang diluncurkan adalah Teaching Industry, Portal Kinerja Publikasi Ilmiah Dosen, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), SISTER (Sistem Informasi Terintegrasi), dan Grand Desain SDM Tenaga Kependidikan, Insinyur, dan Kesehatan.

Sebelum acara peluncuran produk Kemenristekdikti tersebut, Nasir meresmikan Gedung Pusat Riset ITS yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.

firly

Share this: