Tata Kelola Sangat Penting Bagi Perguruan Tinggi, Jangan Dihindari

Tata Kelola

Di era kompetisi saat ini membangun tata kelola perguruan tinggi sangat penting, baik dari sisi transparansi, fairness, accountability maupun responsibility. Jangan sampai mengelola sebuah lembaga, masalah tata kelola di tinggalkan dan dihindari.

Demikian salah satu pesan Menristekdikti Mohamad Nasir ketika melantik beberapa pemimpin perguruan tinggi negeri (PTN) dan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) di Auditorium lantai 2 Gedung D Kemenristekdikti Senayan, Jakarta, Rabu, 22 Maret 2017.

Nasir melanjutkan pesannya, bahwa “membangun tata kelola yang baik itu harus dilakukan, karena dengan tata kelola yang baik maka perguruan tinggi dapat memberikan contoh yang baik pula kepada publik,” ujarnya

Untuk membangun tata kelola yang baik itu, menurut Menteri, perguruan tinggi perlu melakukan koordinasi dengan Kemenristekdikti, yaitu melalui Direktorat Jenderal yang ada. “Tidak boleh berjalan tanpa adanya koordinasi, karena jika dijalankan tanpa adanya koordinasi, itu pertanda menghindari tata kelola yang baik,” ujarnya.

Koordinator Kopertis wilayah XIV Papua yang baru dilantik Suril Samuel Movu menanggapi positif  pesan penting yang di sampaikan Menristekdikti itu. Menurut Samuel, pesan yang disampaikan Nasir tersebut dalam rangka mewujudkan kemampuan dan kompetensi perguruan tinggi, baik di tingkat lokal, regional, nasional, dan international.

Menurut Samuel, koordinasi harus dilakukan dari pusat hingga ke daerah, mulai dari PTS ke Kopertis dan dari Kopertis ke Kementerian. Dirinya juga akan melakukan tata kelola yang baik dalam institusi yang dipimpinnya. Samuel juga berjanji bahwa Kopertis yang dipimpinnya akan menjadi Kopertis yang baik dalam menjalankan tugas-tugas bangsa dan negara, khususnya mencerdaskan kehidupan bangsa di Papua.

“Target saya dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin, minimal kualitas PTS di Papua sudah berjalan sesuai dengan akreditasi nasional, walaupun kita di Papua, kita akan tetap mengejar target-target nasional, bahwa PTS di Papua juga akan bangkit,” katanya optimis.

Selain Suril Samuel Movu, Menristekdikti juga melantik Uman Suherman sebagai Koordinator Kopertis Wilayah IV Jawa Barat dan Muhammad Bugis sebagai Koordinator Wilayah XII Maluku.

Sedangkan pimpinan PTN priode 2017-2021 yang dilantik adalah Darmawan sebagai Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Sutrisna Wibawa mantan Sesditjen Belmawa menjadi Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, I Gede Aria Sugiarta sebagai Rektor Institut Seni Indonesia (Denpasar), dan Adri Paton sebagai rektor Universitas Borneo Tarakan.

firly/sn

Share this: