Indonesia-Swedia Siapkan MOU Pengembangan STP

swedia

Duta Besar Swedia untuk Indonesia Johanna Brismar Skoog mendatangi Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwigyo di Kemenristekdikti, Senayan, Selasa, 21 Maret 2017. Johanna menyampaikan rencana kunjungan raja dan ratu Swedia ke Indonesia pada bulan Mei 2017 mendatang.

Johanna berharap pada saat kunjungan raja dan ratu Swedia tersebut sudah dapat ditantangani beberapa MOU (Memorandum Of Understanding), salah satunya menyangkut kerja sama pengembangan science techno park (STP) di Indonesia.

MOU dalam pengembangan STP dengan Swedia ini nanti antara lain untuk program S2 terapan di bidang manajemen STP. Dalam keterangannya Patdono mengatakan, bahwa “dengan di bangunnya STP, maka Indonesia memerlukan tenaga yang memiliki kompetensi dalam mengelola STP. Mengingat STP termasuk yang baru di Indonesia, maka belum ada orang yang memiliki pengalaman untuk mengelola STP,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya,  Kemenristekdikti perlu menyiapkan tenaga-tenaga untuk di tugasi mengelola STP. Kita meminta Lund University untuk membuka prodi khusus manajemen STP, yang pembelajarannya lebih banyak praktik di bandingkan teori,” tambahnya.

Sebagaimana amanah Nawacita, ke depan Indonesia akan membangun dan mengembangkan 100 STP. Kerja sama seperti ini dilakukan mengingat Indonesia masih belum banyak pengalaman dalam membangun STP. Oleh karena itu, Kemenristekdikti perlu melakukan banyak kerja sama dengan negara-negara maju.

Salah satunya dengan menggandeng Swedia sebagai negara yang memiliki kemampuan inovasi sangat tinggi. MOU dengan Swedia ini nanti merupakan tindak lanjut kerjasama di bidang riset, teknologi, dan pendidikan tinggi antara pemerintah Indonesia dengan Swedia, tahun lalu di Swedia. Setelah itu, Kemenristekdikti mengundang pakar STP dari Lund University untuk berbagi pengalaman.

Saat ini Indonesia sedang mengembangkan 60 STP. Pada tahun 2017, terdapat 14 STP yang berada di perguruan tinggi, lembaga penelitian, LIPI, BATAN dan Kementerian lainnya akan menjadi STP yang mature dan banyak menghasilkan pengusaha pemula berbasis teknologi.

Share this: