Ingin Raih Akreditasi A, Perguruan Tinggi Harus Punya Komitmen

akreditasi

Batam – Jika perguruan tinggi ingin mendapatkan akreditasi A, maka perguruan tinggi tersebut harus memiliki komitmen untuk mendapatkan akreditasi A. Demikian yang dikemukakan Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Totok Prasetyo dalam FGD Harmonisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) SPMI dan Bimtek Direktorat Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi, di Ruang Rapat I, Hotel Baloi Batam, Sabtu, 11 Maret 2017.

Selain itu, lanjutnya, leadership juga perlu diperhatikan, dan terpenting sistem yang terintegrasi dengan baik di semua lini baik itu di sistem akademik, keuangan dan lainnya juga harus baik, jika semua itu terpenuhi maka akreditasi A pasti bisa didapatkan. “Saya juga berharap untuk peningkatan akreditasi C ke B dan B ke A tidak hanya peningkatan akreditasinya saja, tapi peningkatan budaya mutu pada perguruan tinggi tersebut yang semakin baik juga harus dilakukan,” tegas Totok.

Lebih lanjut Totok menekankan perguruan tinggi yang telah mendapatkan akreditasi A tapi tidak mempertahankan mutunya dan sudah tidak layak maka akreditasi A tersebut bisa dicabut, “tidak harus 5 tahun tapi bisa kapan saja, hal tersebut juga akan kita umumkan agar masyarakat dapat mengawasi secara langsung perguruan tinggi tersebut.” katanya

Sementara itu  Direktur Penjaminan Mutu Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (belmawa) Aris Junaidi mengatakan bimbingan teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) ini dilakukan untuk membangun budaya mutu perguruan tinggi yang unggul. “Betapa pentingnya membangun budaya mutu perguruan tinggi, tanpa budaya mutu jangan mengharapkan lulusan kita akan berdaya saing, ” ujar Aris.

Aris menambahkan dalam harmonisasi untuk mewujudkan misi kementerian maka di belmawa melalui SPMI khusus pedidikan tinggi melakukan perumusan koordinasi, pelaksanaan kebijakan, sedangkan di kelembagaan melakukan pembinaan penjaminan mutu dari eksternal.

“Di direktorat belmawa nantinya akan ada badan standardisasi nasional pendidikan tinggi untuk membangun budaya mutu dan perguruan tinggi akan merealisasikan program dari belmawa setelah ini terbangun, maka dari kelembagaan dan Badan Akreditasi Nasiaonal Perguruan Tinggi (BAN – PT) memfasilitasi dari sisi eksternal, dengan demikian maka terbentuklah budaya mutu yang baik,” tambahnya.

firly/sn

Share this: