Kerja Sama Pendidikan Tinggi Vokasi dengan Selandia Baru

selandia baru

Pemerintah Selandia Baru, melalui Open Polytechnic of New Zealand (OPNZ), mengundang delegasi pendidikan tinggi Indonesia pada workshop Open, Distance, Flexible Learning (ODFL). belum lama ini.

Workshop membahas hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan vokasi, antara lain melalui pengembangan kurikulum, pengembangan program, desain pendidikan, dan penerapan teknologi inovatif.

OPNZ bekerja sama dengan G2G Know-How mengadakan workshop ODFL ini. G2G Know-How merupakan lembaga yang lahir dari joint venture  antara Kementerian Luar Negeri (Ministry of Foreign Affairs) dan Agensi Pemerintah untuk Pengembangan Bisnis Internasional di Selandia Baru.WhatsApp Image 2017-02-24 at 5.02.37 PM

Delegasi pendidikan tinggi Indonesia yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo juga menjajaki kerja sama pendidikan tinggi di bidang vokasi dan pembelajaran jarak jauh (distance learning) dengan OPNZ.

Delegasi juga menghadiri serangakaian kegiatan yang mendiskusikan e-learning, engineering, education design and holticulture, dan melakukan pertemuan dengan NZTE (New Zealand Trade Entreprise) dan NZQA (New Zealand Qualifiqations Authority), serta mengunjungi The Taratahi Agricultural Training Centre,  di Masterton.

Delagasi berada di Selandia Baru selama empat hari (22-25 Februari 2017), beranggotakan Aris Junaedi (Direktur Penjaminan Mutu, Ditjen Belmawa), Tian Belawati (Rektor Universita Terbuka),  Aminuddin Zuhari (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UT), dan Heru Setyawan (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, ITS)

vivi/sn, foto UT

Share this: