ITS Akan Ikut Kembangkan Satelit Eksperimental Lapan A4

kepala+lapan1

“Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) menyambut baik dapat kesempatan terjun langsung mengembangankan satelit eksperimental Lapan A4. ITS akan segera membentuk tim peneliti yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi.”

Demikian dikatakan Ketua Departemen Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Mokhamad Nur Cahyadi pada acara kuliah umum Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin di ITS, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/2)

Dalam kuliah umumnya yang bertajuk “Iptek Penerbangan dan Antariksa untuk Mewujudkan Indonesia Maju dan Mandiri,” Thomas mengajak perguruan tinggi Indonesia, baik negeri maupun swasta, terlibat bersenergi dalam proyek-proyek teknologi antariksa, salah satunya pengembangan satelit eksperimental Lapan A4 tersebut.

Kesempatan sinergi itu diharapkan bisa mempercepat kemandirian teknologi satelit dan roket Indonesia.

Thomas mengatakan, perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia (SDM) yang menekuni program studi yang bervariasi. Sedangkan pengembangan teknologi satelit dan roket butuh keahlian SDM dari berbagai latar belakang studi.

Pengembangan teknologi satelit di Indonesia selama ini masih mengandalkan komponen-komponen dari luar negeri, seperti Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa. “Ke depan, Indonesia harus bisa menguasai teknologi satelit sehingga bisa membuat satelit dan roket secara mandiri dan efisien,” kata Thomas.

Sebelumnya, Lapan telah bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan satelit eksperimental Lapan A3/IPB. Satelit tersebut berhasil mengorbit setelah diluncurkan dari Bandara Antariksa Sriharikota, India, 22 Juni 2016.

ITS diharapkan bisa mengikuti jejak IPB dengan mendorong para dosen dari berbagai program studi untuk melakukan riset terkait satelit eksperimental Lapan A4 tersebut.

Sumber: Kompas 18/2/2017, foto: liputan6.com

Share this: