UGM Kejar Ranking Dunia, Namun Tetap Terapkan Spirit Kerakyatan

Dwikorita Karnawati

Mengejar predikat sebagai kampus kelas dunia, tidak berarti harus melupakan spirit yang telah ditetapkan dalam sebuah perguruan tinggi. Hal itulah yang coba diterapkan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM).

UGM berusaha agar bisa masuk jajaran kampus dunia. Namun, kampus yang dipimpin oleh Dwikorita Karnawati tersebut pun tetap ingin menjadi universitas kerakyatan.

“Kami akan cari balance-nya. Jadi tidak mati-matian hanya mengejar ranking dunia, tapi tetap menekankan pada universitas kerakyatan yang berbasis pada sosio-entrepreneur,” ungkapnya di Gedung Dikti, Jakarta, belum lama ini.

Sejak 2010, UGM memutuskan untuk tidak lagi mengirim data-data kampus sebagai penilaian terhadap ranking dunia. Sebab, fokus UGM menjadi universitas kerakyatan, yakni kegiatan penelitian yang dilakukan diharapkan bisa langsung diterapkan di lapangan.

“Itu kan memang sesuai dengan Tridarma. Karena untuk menjadi universitas kerakyatan itu tidak perlu menulis-menulis publikasi, tapi apa yang dihasilkan bisa langsung diterapkan,” jelas Dwikorita.

Posisi terakhir UGM saat ini berada di ranking 500-an dunia. “Tahun ini akan kami masukkan data lagi,” imbuhnya.

afr/Okezone, foto kompas.com

Share this: