Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2016

Direktorat Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti menyelenggarakan acara Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2016, pada hari Kamis, 22 Desember 2016, di Auditorium Gedung BPPT II, Jalan Thamrin, Jakarta.

Apresiasi diberikan kepada industri yang telah memanfaatkan hasil litbang Pusat Unggulan Iptek (PUI)  dan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BPPD), yang dinilai telah menunjukkan kinerja yang baik (utama).

Selain itu ditetapkan lembaga litbang yang menjadi PUI tahun 2016, penyerahan sertifikat akreditasi pranata litbang dari Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian & Pengembangan (KNAPPP) tahun 2016.

Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan master plan oleh dua puluh tiga lembaga litbang yang dibina sebagai PUI untuk tahun 2017-2019. Penandatangan master plan ini disaksikan langsung oleh Menristekdikti M. Nasir dan Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Suwignjo.

Menristekdikti M. Nasir mengatakan, apresiasi diberikan pemerintah sebagai bentuk penghargaan terhadap para peneliti dan lembaga litbang yang telah berkontribusi dan menghasilkan berbagai produk  inovasi di Indonesia.

Sementara untuk mendorong hilirisasi hasil litbang, Menristekdikti juga mengingatkan bahwa kegiatan inventor, innovator, investor collaboration akan tetap dilanjutkan di 2017. “Ini menjadi jalan untuk membuat riset dan industri tidak berjalan sendiri-sendiri, sehingga inovasi benar-benar dikembangkan sesuai market driven,” lanjut Nasir

Sementara itu, Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Suwignjo dalam laporannya mengatakan target pembinaan litbang PUI tahun 2016 sudah terlampui. “Sudah ada 27 yang di bina, dari 20 target yang ditetapkan pada tahun 2016 ini,” ujarnya.

Patdono juga menyampaikan sudah banyak keberhasilan PUI, antara lain, “kita telah mencapai 253 undangan dari PUI untuk menjadi pembicara dan pemakalah pada konferensi internasional, dan sudah ada 291 publikasi dalam jurnal nasional terakreditasi, sebanyak 149 publikasi dalam jurnal internasional.”

Selain itu “ada 33 lulusan S3 sesuai dengan fokus riset unggulan, tercapainya 40 paten yang branded maupun terdaftar, 196 kerja sama riset pada tingkat nasional dan internasional, terwujudnya  1014 kerja sama non riset pada basis keunggulan lembaga” katanya.

Dan “yang paling penting adalah sudah ada 128 kontrak bisnis dengan pihak industri  dalam rangka hilirisasi produk unggulan lembaga,” ujarnya bangga dihadapan undangan acara Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2016 tersebut.

Acara Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2016 ini dihadiri para pejabat kementerian, lembaga pemerintah non kementerian (LPNK), kalangan industri, peneliti dan dari Lembaga Penelitian dan pengembangan Daerah serta undangan lainnya.

Berikut daftar penerima Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2016:

Penghargaan terhadap industri yang telah memanfaatkan hasil litbang PUI diberikan kepada:

  1. PT Garasindo Technology memanfaatkan hasil litbang PUI sistem control automatic;
  2. PT Kimia Farma memanfaatkan dan mengembangkan hasil litbang PUI Radio biomolekul batan;
  3. PT Singa Mas Indonesia memanfaatkan dan mengembangkan hasil litbang PUI teh dan kina bersama PT reseach perkebunan nusantara ;
  4. PT Petro kimia Gresik memanfaatkan dan mengembangkan hasil litbang PUI tanaman padi dengan kementerian pertanian;
  5. PT Global Geolob industri memanfaatkan dan mengembangkan hasil litbang PUI karet bersama PT reseach perkebunan nusantara;
  6. PT Len industri Persero memanfaatkan dan mengembangkan hasil litbang PUI broadband wireless access yang bekerja sama dengan ITB.

Penghargaan terhadap BPPD Berkinerja Utama tahun 2016, diberikan kepada:

  1. BPPD propinsi Riau untuk penguatan dalam inovasi sagu;
  2. BPPD propinsi Lampung untuk penguatan inovasi turunan beras siger berupa makanan kesehatan;
  3. BPPD propinsi Jawa Timur untuk penguatan dalam inovasi peralatan tepat guna;
  4. BPPD propinsi Kalimantan Timur untuk penguatan dalam implementasi sida pada pusat diserminasi ipte

Penghargaan terhadap revitalisasi seni gamelan digital diberikan kepada Universitas Dian Nuswantoro.

Penetapan lembaga litbang yang menjadi PUI tahun 2016, yaitu:

  1. Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka, Badan Tenaga Nuklir Nasional;
  2. Pusat Penelitian Bio Material, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia;
  3. Pusat Penelitian dan Pengembangan Daya Saing Produk Dan Bio Teknologi Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan;
  4. Pusat Konserfasi Tumbuhan Kebun Raya, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia;
  5. Pusat Penelitian Bio Teknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia;
  6. Balai Penelitian Tanaman Palma, Kementerian Pertanian;
  7. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bio Teknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan;
  8. Balai Besar Industri Agro, Kementerian Perindustrian.

Penerima sertifikat akreditasi pranata litbang tahun 2016 dari Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian & Pengembangan (KNAPPP), adalah :

  1. Balai Riset dan Standarisasi Industri, Padang, Kementerian Perindustrian;
  2. Ma Chung Research Center for Photosynthetic Pigment (MRCPP), Universitas Ma Chung;
  3. Balai Riset dan Standarisasi Industri, Banjar Baru, Kementerian Perindustrian;
  4. Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Manado, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup;
  5. Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences, PT Dexa Medica.

Bagus

Share this: