Peraturan Baru Pemilihan Rektor Segera Terbit

WhatsApp Image 2016-11-05 at 09.52.02

Peraturan baru pemilihan rektor akan terbit paling lambat akhir tahun 2016 ini.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir mengemukakan hal itu saat konferensi pers di Jakarta, Jumat 4 November 2016.

“Peraturannya akan segera keluar akhir tahun ini. Peraturan itu nantinya hasil keputusan yang melibatkan sejumlah lembaga negara, yakni Kemristekdikti, Ombudsman, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujar Nasir.

Peraturan tersebut, lanjut dia, diharapkan bisa menghasilkan pemilihan rektor yang akuntabel, bersih, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami ingin memperbaiki sistem pemilihan rektor terutama perguruan tinggi negeri,” katanya.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief mengatakan, pertemuan antara Kemristekdikti, KPK, Ombudsman, dan KASN membahas beberapa hal, yakni bagaimana aturan melakukan pemilihan rektor yang baik.

“Perguruan tinggi dan Kemristekdikti akan meningkatkan kualitas tata kelola di kementerian dan perguruan tinggi untuk mencegah korupsi pada proses pemilihan rektor,” kata Syarief.

Syarief menjelaskan, sejauh ini sudah ada laporan dari masyarakat yang menyebutkan ada indikasi korupsi jual beli suara menteri pada pemilihan rektor. Namun hingga saat ini, belum ada yang mengarah pada pidana. “Kami hanya bisa koordinasi dengan Kemristekdikti mengenai pencegahan,” ujarnya

Sebelumnya, Syarief menilai proses pemilihan rektor yang memberikan 35 persen hak suara kepada Menristekdikti rawan korupsi.

Sumber: news.okezone.com, foto: Humas Kemenristekdikti

Share this: