Koordinasi dengan ABPTSI-APTISI Kurangi Disinformasi

Banner-bantuan-dikti-rev-800x445

Koordinasi yang digelar rutin oleh Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti dengan asosiasi yang mengurusi perguruan tinggi swasta (PTS) dan Kopertis efektif mengurangi disinformasi antara Kemenristekdikti dan kalangan perguruan tinggi swasta.

Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo mengemukakan hal itu saat membuka rapat koordinasi program ditjen yang dipimpinnya dengan Asosiasi Badan Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPTSI), Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), dan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) se-Indonesia, Jumat 10 Juni 2016, di Hotel Century Jakarta.

Hadir dalam dalam pembukaan, Menristekdikti M Nasir, Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Ali Ghufron, Ketua APTISI M Budi Djatmiko, Ketua ABPTSI, Dirjen Penguatan Riset Dan Pengembangan Dimyati, dan Ketua Koordinator Kopertis serta Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah I – XIV.

“Selama ini kami telah melakukan koordinasi rutin setiap bulan dengan ABPTSI dan APTISI, sehingga problem yang terjadi selama sebulan dikumpulkan dan didiskusikan bersama,” katanya di hadapan Menteri.

Dengan cara itu, lanjut Dirjen, tidak akan terjadi asimetri informasi Kemenristekdikti dengan ABPTSI dan APTISI. “Di APTISI, kepanjangan tangan Kemenristekdikti adalah Kopertis, sehingga Kopertis biasanya tahu lebih dini problem-problem di PTS. Harapan kami, yang terjadi di PTS dapat diselesaikan tanpa huru-hara dan penyelesaiannya lebih efektif,” katanya. (Sri Partini)

Share this: